Assalamu'alaikum wr. wb..Selamat datang di blog ane ya gan, Semoga bermanfaat ya.. Terimakasih

Ads 468x60px

This is default featured slide 1 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat

This is default featured slide 2 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat

This is default featured slide 3 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat

This is default featured slide 4 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat

This is default featured slide 5 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat

Minggu, 13 Juli 2014

Pegabdian Dokter


Pengabdian Dokter untuk Indonesia

Pengabdian. Pengabdian merupakan kata-kata agung yang sangat sering diucapkan setiap manusia yang merasa bahwa dirinya memiliki tingkat intelektualitas yang tinggi. Pengabdian pun menjadi salah satu dari tri darma perguruan tinggi. Hal itu menjadi nomor tiga, tapi menjadi penutup dan menjadi suatu yang harus disadari setiap mahasiswa. Setelah mahasiswa-mahasiswa itu bisa melakukan penelitian atau pengembangan ilmu, segala hal itu harus bisa memberikan manfaat kepada masyarakat luas sebagai bentuk pengabdian.
                Sebagai seorang mahasiswa kedokteran yang pada akhirnya akan menjadi dokter, kita perlu memikirkannya. Suatu kebermanfaatan apa yang dapat kita berikan untuk masyarakat luas. Banyak pertanyaan yang akan bermunculan. Hanya akan menjadi dokter biasa yang melakukan tugasnya hanya sekedar materi sajakah? Atau kita bisa menjadi dokter yang mampu menjadi seorang dokter yang benar-benar dokter. Dokter yang dengan anggapan masyarakat merupakan orang yang begitu mulia bisakah dengan sepenuh memberikan banyak manfaat kepada masyarakat?
                Ketika kita menjadi seorang dokter pada akhirnya, banyak sekali jalan untuk kita bisa melakukan banyak hal bagi masyarakat. Jangan kita beranggapan bahwa hal yang bisa kita lakukan sebagai dokter hanya sebatas menyembuhkan. Ingatkah kita saat sebelum Indonesia merdeka, siapa orang-orang yang memulai menggerakan rakyat Indonesia untuk memulai hari kebangkitannya? Ingatkah pada organisasi Budi Utomo? Para pelajar STOVIA atau yang bisa kita sebut fakultas kedokteran saat ini, mereka merupakan orang-orang pertama yang sadar akan ketertindasan kita oleh penjajah Belanda pada masa itu. Mereka adalah orang-orang kedokteran. Selain mereka, masih banyak lagi pejuang-pejuang kemerdekaan kita yang mereka adalah seorang dokter. Mereka melakukan hal itu atas dasar keinginan melakukan pengabdian kepada bangsanya, Bangsa Indonesia.
                Seorang dokter di masa penjajahan saat itu, tidak perlu mengangkat senjata, tidak perlu ikut merencanakan strategi peperangan menggunakan bambu runcing. Hanya pemikiran mereka yang begitu besar membuktikan bahwa negara kita, Indonesia, berhak merdeka seperti bangsa-bangsa lain. Hanya itu. Mereka menjadi penggerak bagi anak-anak muda Indonesia. Tapi dengan itu mereka buktikan bahwa mereka peduli akan negaranya, dengan itu mereka buktikan bentuk pengabdian pada bangsanya. Mereka tidak diam, mereka bergerak untuk melakukan hal itu.
                Saat sekarang, negara kita sudah merdeka. Kita sebagai dokter-dokter nanti pada akhirnya, tidak perlu lagi memikirkan bagaimana caranya agar menggerakan rakyat untuk maju berperang melawan penjajah. Lalu bagaimana bukti pengabdian dokter untuk Indonesia saat ini? Ketika seorang dokter bekerja di kota-kota besar dan terpusat disana dengan mereka melakukan pekerjaan hanya berbatas materi, sudahkah dokter itu melakukan pengabdiannya? Iya, tentu belum. Tapi bukan berarti dokter pun tidak bisa melakukan pekerjaannya untuk mencari nafkah. Bukan berarti dengan menjadi dokter kita tidak boleh mencari nafkah yang sebanyak-banyaknya. Hanya saja kadang dari mencari nafkah itu, kita yang pada akhirnya akan menjadi seorang dokter lupa bahwa salah satu tugas kita pun untuk melakukan pengabdian. Dengan cara apa? Pengabdian itu tentu dilakukan dengan cara memperbaiki status kesehatan Indonesia saat ini dengan kita tidak terpusat pada pasien-pasien kita yang memiliki banyak uang tapi memiliki sakit yang parah. Ketika kita harus memikirkan pengabdian, cobalah berpikiran untuk sejenak melihat orang-orang yang sakit parah tapi justru tidak memiliki uang.
                Sudah banyak kita dengar, ketika ada sebuah rumah sakit yang tidak bisa memasukkan pasien-pasien mereka ketika pasien yang akan masuk ke kamar perawatan belum menyelesaikan administrasi mereka setengahnya. Atau dilain kasus, saat seorang dokter yang banyak memberikan obat yang sebenarnya tidak perlu diberikan hanya untuk memenuhi target pabrik obat padahal pasiennya itu hanya berbekal uang Rp. 35.000,-, itu pun mungkin merupakan pendapatannya hari itu yang mungkin saja saat uang itu habis, ia tidak bisa membeli makanan untuk satu hari itu.  Ketika kita menemukan kasus-kasus seperti itu, kita perlu mempertanyakan dimana atau sudah lupakah dokter-dokter itu untuk memberikan pengabdiannya kepada negara melalui rakyat-rakyatnya.
                Pengabdian dokter untuk Indonesia dapat kita lakukan melalui banyak hal. Jika kita mau, kita bisa mendirikan sebuah klinik cuma-cuma yang pada saat pasien datang, mereka boleh bayar dengan uang yang mereka punya. Atau jika kita belum mampu disitu, kita bisa melihat daerah sekeliling kita, coba kita lihat daerah di dekat rumah kita sudah baikkah keadaan lingkungan. Jangan lupa bahwa sebagai dokter/ orang-orang yang bekerja di bidang kesehatan, hal yang harusnya lebih kita utamakan adalah tindakan promotif dan preventifnya, bukan diutamakan kuratif dan rehabilitatifnya.
                Di Indonesia saat ini, masih sangat banyak daerah yang belum terjamah pelayanan kesehatan yang cukup memadai. Kadang di satu daerah masih ada satu puskesmas, puskesmasnya buka tapi dokternya tidak ada, entah dimana. Ini yang perlu kita lirik. Di daerah seperti itu biasanya lingkungan rumah mereka pun masih kurang baik keadaan kebersihannya, misanya dari keadaan MCKnya yang seadanya. Itu yang perlu kita bantu promosikan. Bentuk pengabdian kita, bisa kita lakukan dari hal kecil terlebih dahulu dengan cara membantu memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa kesehatan itu merupakan hal yang tidak bisa dilupakan begitu saja. Kita bisa memberikan edukasi baik dengan memberikan pendidikan kepada masyarakatnya mengenai cara hidup bersih, melakukan kerja sama dengan stake holder setempat seperti pihak kelurahan atau yang lainnya untuk membantu menggerakan masyarakatnya untuk mau menjaga hidup bersih mereka dan pada akhirnya pihak pemerintahan setempat itulah yang menjadi pengawas keseharian hidup warganya. Selain itu, kita pun bisa melakukan balai pengobatan gratis berkala yang dalam programnya pun bisa kita lakukan pemeriksaan masyarakat melalui door to door.

0 komentar:

Posting Komentar